Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Post Icon

TUGAS BAHASA INDONESIA SA


DO’A SEORANG SAHABAT
            Hari demi hari di lalui seorang gadis berumur 17 thn ini dengan penyakit yang ada di tubuhnya. Ia tetap menjadi seorang gadis yang tegar dan tidak cengeng atau bergantung pada orang lain, walaupun ia mempunyai seorang teman yang baik hati.
                Pagi hari waktu berangkat sekolah siska atau sahabat chika, menjemput chika dan berangkat sekolah bersama. Sewaktu di jalan saat mengendarai sepeda tiba-tiba chika melamun hingga ada sebuah mobil yang hampir menabraknya. Tapi siska segera berteriak
                Siska :”chika…….. awas (dengan wajah yang ketakutan)”
                Brak, chikapun terjatuh dari sepeda dan keluarlah dari mobil tersebut seorang cowok yang cukup keren,sampai-sampai siskapun melamun.
                Revan :”hai, maaf ya aku gak lihat kalau tadi ada kamu (mengulurkan tangannya)”
                Chika :”emb, gak apa-apa kok aku yang salah soalnya aku tadi melamun”
                Revan :”ya deh”
                Chika :” makasih ya….” Sis, ayo kita udah terlambat nih ( tanpa berpamitan chika mengajak siska segera pergi ke sekolah)
                Sampai di sekolah chika dan siska  langsung masuk ke dalam kelas. Tiba-tiba kepala sekolah masuk dan ternyata ada murid baru,dan tak disangka murid tersebut adalah cowok yang tadi pagi hampir menabrak chika.(siska pun bengong) kepala sekolah menyuruh Revan memperkenalkan dirinya
                Revan :”hai…..”
                Siswa-siswa :“hai juga…”
                Revan :”perkenalkan namaku Revan,aku pindahan dari bandung”
                Siswa-siswa :”hai Revan…(serentak bersama-sama)”
Kepala sekolah menyuruh Revan duduk
                Tiba-tiba bel pulang sekolah berbunyi,chika dan siska pun keluar,saat mengambil sepeda siska berkata…
                Siska :”chik,loe suka nggak sama Revan?”
                Chika :”iiiiicccchhhh..kenal aja baru kok suka”
                Siska :”yaudah bagus dech..”(sambil senyum)
                Chika :”pasti…. Loe suka ya…?”
                Siska :”ih, chika jangan keras- keras dong (chika dan siska langsung pergi dan pulang kerumahnya masing-masing).
                Sampai di rumah chika malah pingsan dan langsung di bawa ke rumah sakit (saat chika terbangun dan berkata kepada ayah nya)
                Chika :”yah, jangan bilang  sama siska kalau chika sakit ya..? chika takut kalau nanti siska khawatir.
                Ayah :”ia nak ayah gak bilang ke siska kok
                Chika:” makasih yah
                Pagi harinya chika tidak berangkat ke sekolah. Siska tidak tahu kalau chika sedang sakit. Pada jam istirahat tiba-tiba revan menghampiri siska dan bertanya tentang chika
                Revan:”sis, chika kok tidak masuk kenapa dia…?” (siska menjawab sambil jutek dan juga kefikiran dengan chika)”
                Siska :” gak tau soalnya dia gak kasih kabar ke aku kok”                
Revan :”oh ya.. aku boleh minta nomernya….?”(siska memberkan nomernya chika ke revan)”
Revan: “makasih ya………?”
Siska :” ya sama-sama” ( revan meninggalkan siska sendirian)”
Sampai di kelas revan langsung BBM chika dan mengatakan kalau ia  menyayanginya. dengan kaget chika membuka BBM tersebut. Dan menunjukan jam 12.25 siang.  Tiba-tiba penyakit chika kambuh dan ia sudah tidak kuat. Akhirnya chika meninggalkan dunia ini.
Sebelum pergi chika berpesan kepada ayahnya agar memberitahu siska kalau ia sudah pergi dan chika meninggalkan sebuah surat untuk siska dan boneka yang lucu.
(isi surat chika)
Dear : Siska
Sis,,,, ma’af selama ini aku selalu merepotkan mu, kadang membuat mu kesal dan marah.
Aku sengaja tidak memberitahumu soal penyakitku karena aku ingin melihat kau selalu
Tersenyum dan tak ada beban atau sedih dalam pikiranmu hanya karena penyakitku. Oh…ya
Revan nembak aku lhooooo, tapi aku tahu kau lebih sayang padanya makanya
Aku tidak memberi  jawaban. Aku berpesan, tolong sampaikan ke revan kalau aku tidak bisa
menerimanya ya.. dan ma’af ku untuknya. Makasih kau telah menjadi sahabat dan teman  yang
selalu ada dalam cerita hidupku dan aku memberikan sebuah boneka kecil dariku  yang ada
 nama CHIKA SAYANG SISKA SELAMANYA.
                                                                                              SAHABAT

                                                                                                                               Chika
(setelah membaca surat dari chika siska menangis dan berkata) kenapa kau harus pergi secepat ini chik,,? Aku masih ingin bercanda gurau denganmu. Makasih untuk semuanya. Sahabat kau adalah sahabat dan sahabat yang terbaik di sepanjang hidupku. Semoga kau bahagia disana aku akan selalu merindukanmu disini. Tunggu aku di surga nanti.”
                                                               THE END

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

7 komentar:

Unknown mengatakan...

ceritanya sungguh mengharukan

nuryamafa mengatakan...

ceritanya aku kok kayaknya dah tau ngeliat....

Unknown mengatakan...

sedikit bagus sedikit aneh..hehe

Unknown mengatakan...

apiik

Eny Mukaromah mengatakan...

aku re gaekno

Unknown mengatakan...

bagus bagus bagus

nuryamafa mengatakan...

wiissssssssssssss

Posting Komentar